GeneralHow-ToTips

Membuat Slime Yang Aman? Simak Tutorialnya

posted by MiFTiD 21 Mei 2016
Membuat Slime

Membuat slime sendiri sangatlah mudah dan tidak memerlukan bahan-bahan yang mahal. Menggunakan sabun, bedak atau bahkan susu cair pun bisa dimanfaatkan untuk membuat slime beraneka warna. Namun sebelumnya, apa itu slime? Mungkin Anda pernah melihat namun tidak mengetahui namanya dan sering kali hanya menyebutnya sebagai lendir. Ya, slime adalah lendir kental yang biasa dimainkan oleh anak-anak pada event tertentu, seperti ulang tahun atau perayaan festival.

Slime memiliki nama lain yaitu Oobleck atau Gak-gak, namun di Indonesia sering disebut lendir karena memang bentuknya seperti lendir. Cairan ini sekilas terlihat aneh, lengket dan menjijikkan. Namun anak-anak senang memainkan slime ini, apalagi slime biasanya diguyurkan ke tubuh mereka sehingga kemeriahan pun akan tercipta. Cairan ini terasa dingin dan cukup aman untuk dimainkan oleh anak-anak.

Membeli slime sendiri sebenarnya sangat mudah, tinggal mencari di toko-toko yang menjual perlengkapan pesta, namun para orang tua sedikit merasa khawatir dengan kandungan slime ini. Karena ada beberapa pembuat slime yang memasukkan campuran boraks untuk membuat slime lebih awet. Dan seperti yang Anda ketahui bahwa boraks bukanlah zat yang bagus serta beresiko memberikan dampak negatif bagi kesehatan anak.

Karena itu saat ini banyak sekali tersebar tutorial membuat slime sendiri dengan mudah dan murah. Sehingga para orang tua bisa tetap menyenangkan hati sang anak dengan slime hasil karya mereka.

1. Membuat slime dari bedak bayi

Bedak bayi juga bisa dimanfaatkan untuk membuat slime di waktu dadakan. Sebelumnya persiapkan dulu bahan-bahan berikut :

  • 2 gelas air bersih
  • 4 sendok makan baby oil
  • 1 botol bedak bayi
  • 2-3 sendok teh pewarna makanan

Siapkan sebuah tempat yang ukurannya cukup dengan slime yang akan Anda buat, sebaiknya tempat tersebut memiliki tutup. Masukkan bedak bayi secukupnya, ratakan agar mudah saat diaduk. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menjadi adonan. Jangan lupa masukkan baby oil sambil terus diaduk. Untuk mengatur kekentalan bisa dengan menambahkan bedak atau airnya. Masukkan pula pewarna sesuai selera untuk mempercantik slime tersebut, aduk kembali hingga rata. Setelahnya tutup dan simpan adonan tersebut selama beberapa jam.

2. Membuat slime dari sabun

Sabun bekas di rumah bisa dimanfaat untuk membuat slime, baik sabun mandi, detergen atau bahkan sabun cuci piring, sediakan bahan-bahan seperti berikut :

  • 1 gelas detergen bubuk
  • 3 sendok sabun cuci piring
  • 3 sendok sabun cair anak
  • 2-3 sendok teh pewarna makanan
  • Tepung terigu secukupnya
  • Air bersih sebanyak 1 ¼ gelas

Mula-mula siapkan wadah dengan ukuran sedang yang memiliki penutup. Masukkan semua bahan yang terdiri dari detergen, sabun cair dan sabun cucui tangan lalu aduk hingga rata. Tambahkan air ke dalam adonan tersebut dan aduk kembali hingga rata. Untuk mendapatkan kekentalan sesuai selera maka ukur dengan memasukkan air secara perlahan.

Setelah itu tambahkan lagi dengan pewarna makanan secukupnya, aduk hingga tercampur rata warnanya. Setelah semua warna dan adonan rata, tutup wadah tersebut dan diamkan di kulkas selama 15 menit, dan slime dari sabun pun siap digunakan.

3. Membuat slime dari susu cair

Ada kemungkinan slime ini akan termakan oleh anak-anak saat digunakan, karenanya membuat slime dari susu cair lebih aman dan tidak berbahaya jika masuk ke dalam mulut. Bahan-bahan yang perlu disiapkan adalah :

  • Tepung maizena sekitar 1 ¼ sendok
  • Susu cair atau susu kental manis yang sudah dicampur air secukupnya
  • Vanili secukupnya
  • 2-3 sendoh teh pewarna makanan

Gunakan panci yang mampu menampung sebuah bahan di atas. Rebus semua susu di dalam panci dengan api yang kecil sambil diaduk. Perebusan susu ini dimaksudkan untuk membunuh bakteri dalam susu sehingg aman jika termakan oleh anak-anak. Rebus susu sampai sedikit panas lalu masukkan vanili secukupnya sambil tetap diaduk. Selanjutnya tambahkan tepung maizena sedikit demi sedikit. Tepung maizena berfungsi untuk mengentalkan cairan susu sehingga sebaiknya diatur agar kekentalannya tepat.

Jika adonan sudah mendidih, matikan kompor, angkat panci dan dinginkan. Setelah dingin campur dengan pewarna makanan dan aduk kembali hingga rata. Tempatkan adonan di wadah tertutup dan simpan beberapa menit. Jangan sampai terkena paparan sinar matahari agar susu tidak rusak, dan sebaiknya slime dari susu ini dipakai di hari itu juga.

Yang harus diperhatikan dalam membuat slime adalah mengatur kekentalannya. Karena jika terlalu cair slime hanya akan seperti air sehingga kurang seru jika dimainkan oleh anak-anak. Dan jika terlalu kental malah tidak bisa menggelenyar jika disiramkan ke tubuh anak-anak. Dan juga untuk pemilihan warna, sebaiknya disesuaikan dengan acara pesta dan memilih warna yang berkesan cerah dan ceria.

Bagaimana, dengan tutorial di atas sangat mudah bukan membuat slime sendiri?

You may also like

Leave a Comment