How-ToKesehatanLifestyle

Inilah Kebiasaan yang Menyebabkan Serangan Jantung Dini

posted by MiFTiD 8 Juni 2016

Serangan jantung tidak mengenal usia. Semakin menginjak usia dewasa, serangan jantung semakin besar risikonya untuk menyerang setiap orang. Pria maupun wanita, sama-sama berpotensi menderita serangan jantung. Bahkan yang perlu diwaspadai adalah serangan jantung dapat menyerang di usia muda. Serangan jantung dini perlu Anda hindari, di antaranya adalah dengan menghindari kebiasaan salah penyebab serangan jantung berikut ini.

1. Kebiasaan Salah Hobi Merokok

Orang yang hobi merokok selain dapat menyebabkan perokok pasif menderita serangan jantung, dirinya pun juga memiliki potensi negatif yang sama. Sayangnya, masih banyak orang yang hobi merokok atau disebut perokok aktif seakan tidak peduli. Di dalam rokok terdapat kandungan senyawa berbahaya yaitu, senyawa nikotin. Senyawa tersebut tidak hanya menyebabkan serangan jantung, namun juga mampu mengganggu saluran pernapasan. Paru-paru yang tertutup oleh abu-abu rokok dapat membuat sesak napas dan menganggu aliran pembuluh darah dari dan menuju ke jantung. Sebaiknya, bagi Anda yang hobi merokok, jika tidak ingin terkena serangan jantung dini, hilangkan hobi yang dapat membawa potensi negatif tersebut.

2. Kebiasaan Salah Mudah Stress

Orang yang mudah stress ataupun marah-marah dapat terkena serangan jantung dini. Stress membuat hidup seseorang tidak tenang. Sedikit-sedikit akan merasa tidak senang dengan sesuatu hal. Sehingga membuat jantung menjadi tidak sehat dan berimbas pada mudah stress. Stress dapat membuat Anda terkena serangan jantung dengan proses sebagai berikut. Ketika Anda mengalami stress, ada dua hormon yang terlepas dengan jumlah di atas kadar normal kedua hormon tersebut seharusnya dilepaskan di dalam hormon. Hormon yang dimaksud adalah hormon koristol dan hormon adrenalin. Dalam kadar di atas normal harus dilepaskan di dalam tubuh, maka akan menyebabkan peradangan. Kondisi peradangan yang Anda alami kemudian akan menyebabkan jantung menjadi bekerja secara tidak normal dan menyebabkan terjadinya serangan jantung.

3. Kebiasaan Salah Makan dengan Porsi Berlebih

Orang awam akan menganggap seseorang yang makan dengan porsi berlebih, maka akan gemuk atau obesitas. Anggapan tersebut tidaklah salah, namun kurang tepat. Dijelaskan dalam penelitian yang dilakukan “Department of Veterans Affairs” di negara Amerika Serikat, sebanyak dua ribu orang diketahui berisiko terkena serangan jantung dini. Hal tersebut dikarenakan mereka memiliki kebiasan salah, yaitu makan dengan porsi yang tidak wajar alias berlebih. Dari dua ribu orang tersebut, sekitar seribu sembilan ratus orang terkena serangan jantung dini akibat kebiasan salah makan yang salah tersebut.Kemudian sekitar seratus lima puluh orang terkena serangan jantung pada esok hari setelah mereka makan makanan dengan level berat yang bukan menjadi kebiasan mereka sebelumnya. Dan, sekitar dua puluh lima orang harus terkena serangan jantung pada dua jam setelah makan dengan porsi di luar batas atau berlebihan.

Makan dengan porsi berlebih bahkan dengan ragam menu yang tidak sehat, jelas kandungan gizi di dalamnya tidak berimbang. Ketika Anda makan dengan kelebihan kadar gizi karbohidrat, maka dapat memicu penyakit gula atau diabetes. Seperti yang diketahui, penyakit diabetes merupakan salah satu faktor seseorang mudah terkena serangan jantung dini. Selain itu, makan dengan porsi berlebih membuat tubuh harus berlebih pula dalam mengkonsumsi kandungan gizi asam lemak jenuh. Dokter Larry Kaskel, M.D yang berasal dari bagian Northwestern Wellness Center, menyebutkan asam lemak jenuh yang berlebih dapat mengganggu aluran darah. Jumlah asam lemak jenuh berlebih akan membuat insulin diproduksi secara berlebih dan membat pembuluh darah jantung mengalami penyempitan.

4. Kebiasaan Salah dalam Mengatur Porsi Olahraga

Kurang olahraga maupun olahraga berlebihan sama-sama menjadi kebiasaan salah penyebab serangan jantung. Tidak hanya makan, olahraga pun perlu Anda atur porsinya secara benar. Tubuh yang kurang digerakkan, membuat banyak penumpukan gula dan kolesterol pemicu serangan jantung. Sementara, tubuh yang terlalu berlebihan digerakkan membuat jantung bekerja lebih berat. Sehingga lebih baik Anda melakukan olahraga dengan porsi wajar. Setiap hari cukup sekitar dua jam adalah kebiasaan yang benar untuk jantung lebih sehat.

5. Kebiasaan Salah dalam Mengatur Waktu Tidur

Lakukan kegiatan dengan porsi yang wajar dan berlaku pula dalam mengatur waktu tidur Anda. Jika tidak, maka Anda dapat terkena serangan jantung dini. Waktu tidur yang dianjurkan adalah delapan jam setiap hari. Anda yang sering melakukan kebiasaan tidur selama lima jam, membuat kondisi jantung tidak sehat. Anda yang sering melakukan kebiasaan tidur selama sembilan jam atau lebih, semakin parah membuat jantung bermasalah. Kurang atau terlalu lama tidur adalah kebiasaan yang menyebabkan tekanan darah di dalam tubuh lebih rentan bermasalah. Ketika tekanan darah tidak dapat berfungsi normal, maka memicu stress yang berujung pada serangan jantung.

Jadi, ingatlah kebiasaan-kebiasaan apa saja yang dapat memicu serangan jantung dini. Pastikan kebiasaan salah penyebab serangan jantung tidak Anda lakukan. ubah dengan melakukan gaya hidup sehat dan cukup minum air putih karena sebesar 40% dapat meminimalisir serangan jantung dini.

You may also like

Leave a Comment