GeneralHow-ToTips

6 Tips Membuat Surat Lamaran Kerja Menarik HRD

posted by MiFTiD 20 Mei 2016
6 Tips Membuat Surat Lamaran Kerja Menarik HRD

Membuat surat lamaran kerja yang baik adalah langkah pertama mendapatkan pekerjaan yang tidak bisa diremehkan. Tidak peduli seberapa hebat kualifikasi yang Anda miliki, jika surat lamaran pekerjaan dibuat dengan buruk tentu akan menjadi penghalang bagi Anda untuk mendapatkan pekerjaan. Berikut ini beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk memastikan surat lamaran pekerjaan menarik bagi staf HRD:

1. Hindari menuliskan informasi yang sama dengan CV

Membuat surat lamaran menarik saat dibaca staf HRD adalah keharusan. Sayangnya hal tersebut tidaklah mudah. Terutama bila mengingat tidak ada standar khusus mengenai surat lamaran pekerjaan yang baik. Meski begitu bukan tidak mungkin membuat surat lamaran yang baik. Hal pertama yang harus Anda pastikan saat membuat surat lamaran adalah tidak memberikan informasi yang ditulis dalam CV pada surat lamaran pekerjaan.

Surat lamaran pekerjaan memang harus dibuat untuk menunjukkan kualifikasi Anda sebagai pelamar kerja. Sehingga surat lamaran pekerjaan ditulis dengan menunjukkan hasil pencapaian Anda. Sayangnya banyak orang justru terjebak menuliskan hal yang terdapat dalam CV pada surat lamaran pekerjaan. Hal ini tentu akan membuat staf HRD malas membaca apalagi mempertimbangkan surat lamaran pekerjaan yang Anda buat.

2. Paragraf pertama dan terakhir yang sempurna

Paragraf pertama menjadi kunci surat lamaran pekerjaan yang Anda buat layak untuk dibaca atau tidak oleh staf HRD. Paragraf pertama yang berbelit-belit dan menjemukan akan memastikan surat lamaran pekerjaan yang Anda kirim tidak diprioritaskan, bisa jadi justru dibuang. Buat paragraf pertama dengan singkat, jelas namun cukup menjual. Sehingga HRD akan mempertimbangkan untuk membaca surat lamaran pekerjaan Anda sampai habis.

Selain paragraf pertama, tulisan paragraf terakhir juga menjadi kunci bagi surat lamaran Anda untuk dipertimbangkan kelayakannya. Mengakhiri surat lamaran dengan kata-kata yang mengambang, tidak peduli atau bahkan dengan cara yang buruk akan membuat orang malas mempertimbangkan kualifikasi Anda. Buat paragraf terakhir dengan tegas namun juga menunjukkan permintaan yang tulus untuk mempertimbangkan Anda jika sesuai dengan kualifikasi yang mereka minta.

3. Sedikit ulasan mengenai perusahaan

Sebelum memutuskan melamar pekerjaan dengan membuat surat lamaran kerja, mengetahui segala hal tentang perusahaan adalah sebuah keharusan. Tidak harus detail, namun informasi umum mengenai perusahaan harus Anda ketahui. Bila perlu lakukan penelitian khusus untuk mendapatkan informasi mengenai perusahaan. Informasi ini dapat Anda masukkan ke dalam surat lamaran pekerjaan sebagai nilai tambah.

Tambahkan sedikit ulasan mengenai perusahaan di mana Anda mengirimkan surat lamaran kerja. Tidak perlu banyak karena justru terkesan menjilat. Berikan ulasan secukupnya yang memungkinkan pihak perusahaan cukup terkesan dengan informasi yang Anda berikan. Lebih baik berikan ulasan dengan menunjukkan kesan Anda terhadap perusahaan termasuk motivasi Anda saat ingin bergabung dengan perusahaan.

4. Menuliskan cukup kemampuan

Surat lamaran pekerjaan bukanlah tempat untuk pamer kemampuan meski tetap harus dibuat dengan menjual dan menunjukkan kualifikasi Anda sebagai pelamar. Karena itu hindari menuliskan semua kemampuan yang Anda miliki di dalamnya. Jika Anda merasa perlu menuliskan kemampuan dan kualifikasi yang Anda miliki, cukup masukkan beberapa saja yang mewakili. Sehingga staf HRD tidak bingun dengan surat lamaran yang Anda buat.

Semua kualifikasi dan kemampuan yang Anda miliki seharusnya tidak ditulis dalam surat lamaran kerja melainkan CV. Lembar CV ini berisi semua kemampuan dan kualifikasi yang Anda miliki. Nantinya CV akan dilampirkan bersama dengan surat lamaran kerja yang Anda kirimkan. Dengan dua berkas ini, staf HRD akan lebih nyaman membaca surat lamaran pekerjaan yang Anda buat. Sehingga peluang surat lamaran kerja Anda dapat dipertimbangkan.

5. Menandatangani surat lamaran kerja

Salah satu hal yang paling sering dilupakan saat membuat surat lamaran pekerjaan adalah tandatangan. Meski surat lamaran ini bukan dokumen berharga bermaterai yang mengharuskan tanda tangan, namun tanda tangan Anda menunjukkan keaslian. Selain itu tanda tangan juga dapat menunjukkan kepribadian. Sayangnya tanda tangan ini masih seringkali diremehkan oleh mereka yang melamar pekerjaan dan membuat surat lamaran kerja.

Namun membubuhkan tanda tangan akan sulit dilakukan jika surat lamaran pekerjaan dikirim dengan format online. Jika perusahaan menghendaki demikian, Anda tidak perlu membubuhkan tanda tangan pada surat lamaran pekerjaan Anda. Beberapa perusahaan juga seringkali menggunakan format surat lamaran tersendiri yang tidak mengharuskan tanda tangan. Cukup ikuti prosedur seperti yang diinginkan perusahaan sehingga surat lamaran Anda layak untuk dipertimbangkan.

6. Tampilan luar surat lamaran pekerjaan

Selain isi dari surat lamaran pekerjaan, hal pertama yang akan menjadi pertimbangan surat lamaran dibaca oleh staf HRD adalah tampilan luar surat lamaran. Pastikan menggunakan kertas yang sesuai standar sehingga surat terlihat bersih dan rapi. Bila perusahaan mengharuskan surat ditulis dengan pulpen, gunakan pulpen kualitas terbaik sehingga menghasilkan tulisan yang rapi dan tidak menimbulkan noda tinta.

Sementara jika perusahaan mengharuskan surat lamaran pekerjaan diketik rapi, pastikan untuk menggunakan aturan pengetikan yag tepat. Gunakan huruf standar resmi seperti Times New Roman. Kesalahan ketik atau typo tidak diperbolehkan dalam sebuah surat lamaran kerja. Pastikan mengetik surat lamaran kerja dengan hati-hati sehingga tidak terjadi kesalahan ketik. Baca ulang surat lamaran kerja sebelum dikirimkan sehingga tidak ada kesalahan di dalamnya.

You may also like

Leave a Comment