Berolahraga memang menjadi solusi paling ampuh untuk menjaga kesehatan sekaligus membentuk tubuh menjadi lebih indah. Tidak hanya itu, bahkan olahraga juga sering dijadikan sebagai cara paling jitu untuk membantu program diet yang sedang dilakukan seseorang. Pada intinya, setiap orang mempunyai tujuan tertentu saat melakukan olahraga. Namun, sayangnya tidak semua orang tersebut berhasil mencapai tujuan yang mereka angankan. Lalu, apa sebenarnya yang salah? Cara mereka berolahragakah atau pola pikir yang salah tentang olahraga itu sendiri? Berikut ini beberapa kesalahan yang sering dilakukan orang saat berolahraga sehingga tidak memberikan dampak apa pun pada tubuh mereka dan Anda harus menghindarinya.

kesalahan berolahraga

1. Berolahraga Hanya saat Diet Saja

Hampir semua program diet selalu menyertakan olahraga untuk memaksimalkan hasil diet yang diinginkan. Tak heran jika kemudian para pelaku diet rajin berolahraga untuk bisa mencapai tujuan tersebut. Namun, yang kemudian sering terjadi, setelah tujuan diet tercapai, diet dihentikan, olahraga pun tidak dilanjutkan. Ujung-ujungnya, badan kembali mekar atau bahkan tubuh menjadi rentan terserang penyakit. Inilah kesalahannya. Sebab, pada dasarnya, olahraga bukan sekadar untuk memaksimalkan keberhasilan diet, namun untuk menjaga kesehatan tubuh serta melatih otot paru-paru maupun jantung Anda. So, lakukan olahraga setiap hari secara rutin, baik sedang diet maupun tidak.

2. Menganggap Bahwa Olahraga Angkat Beban Berat Dapat Membakar Lemak

Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa lemak dalam tubuh akan lebih cepat terbakar habis dan berganti dengan otot besar saat melakukan latihan angkat beban berat. Padahal, kenyataannya tidak! Angkat beban berat hanya akan memperbesar massa otot seseorang. Untuk membakar lemak dalam tubuh juga diperlukan latihan cardio. Dengan kata lain, angkat beban berat tanpa melakukan latihan cardio, lemak dalam tubuh tetap akan bersemayam meskipun otot-ototmu juga berkembang.

3. Menganggap Berolahraga Hanya Bisa Dilakukan Pagi Hari

Memang sih, berolahraga di pagi hari dapat membantu membakar lemak dengan lebih cepat dibanding waktu lain. Namun, anggapan bahwa berolahraga hanya bisa dilakukan di pagi hari saja jelas salah. Anggapan seperti ini hanya akan membuat seseorang yang tidak mempunyai waktu lebih di pagi hari menjadi malas berolahraga di waktu yang lain. Padahal, berolahraga di malam hari maupun siang hari sekalipun mempunyai manfaat yang sama seperti berolahraga di pagi hari.

4. Cewek Tidak Boleh Angkat Beban Berat Karena Membuat Badan Menjadi Kekar

Anggapan bahwa cewek akan mempunyai badan kekar jika mengangkat beban berat jelas salah. Sebab, badan yang kekar akibat mengangkat beban berat hanya terjadi pada pria akibat banyak banyak hormon testosteron yang dimilikinya. Sementara, cewek tidak mempunyai hormon tersebut sebanyak pria. Sehingga, peluang mempunyai badan kekar karena latihan beban berat sangat kecil. Untuk atlet binaraga cewek yang berotor besar, sebenarnya lebih banyak karena dipicu pil hormon penambah massa otot yang dikonsumsinya.

5. Menganggap Olahraga Lebih Penting daripada Asupan Makanan Bergizi

Pada saat sedang melaksanakan diet, pada umumnya para pelaku selalu memonitor asupan gizi dengan mencatatnya di buku harian. Padahal, cara ini justru tidak efektif dilakukan. Sebab, pada umumnya mereka kemudian lebih memperbanyak olahraga dan menolak beberapa asupan makanan yang sebenarnya penting untuk mereka.

6. Menganggap Bahwa Olahraga Paling Menyehatkan adalah Maraton

Banyak orang beranggapan bahwa olahraga paling menyehatkan adalah lari maraton dengan asumsi akan banyak lemak yang terbakar dengan olahraga ini. Padahal, anggapan seperti itu tidak selamanya benar. Sebab, banyak jenis olahraga lain yang mempunyai manfaat seperti maraton. Sebagai contoh, Anda bisa berlari cepat selama 5 hingga 10 menit saja dalam sehari. Jika olahraga ini Anda lakukan secara rutin setiap harinya, manfaat yang sama akan Anda dapatkan seperti lari maraton sejauh 5 km. Bagaimana? Lebih menguntungkan dan hemat waktu, bukan?

7. Berolahraga Cukup Dua Hari Seminggu

Karena keterbatasan waktu, banyak orang yang sudah merasa cukup dengan berolahraga dua hari saja dalam satu minggu. Sebagai gantinya, mereka kemudian berolahraga dengan waktu yang cukup lama. Padahal, anggapan seperti ini tidak benar. Penerapan olahraga yang seperti ini justru akan membuat badan menjadi tidak stabil. Tujuan kesehatan atau yang lainnya tidak akan tercapai dengan pola seperti ini. Untuk hasil maksimal, olahraga yang dilakukan harus setiap hari. Tidak perlu waktu lama untuk berolahraga. Anda cukup meluangkan waktu 15 menit hingga setengah jam untuk berolahraga setiap harinya sudah cukup membuat badan Anda sehat.

Itulah beberapa kesalahan yang sering dilakukan masyarakat saat berolahraga. Tak heran jika akhirnya mereka tidak mendapatkan manfaat maksimal seperti yang mereka inginkan dari berolahraga. Tentu Anda tidak ingin hal tersebut juga terjadi pada diri Anda, bukan? So, hindari semua kesalahan di atas tersebut dan mulailah melakukan olahraga yang benar, yaitu rutin dan dilakukan setiap hari. Salam sehat selalu!