IntermezzoLifestyleTravel

6 Kuliner Khas dan Halal yang Wajib dicoba saat Traveling ke Jepang

posted by MiFTiD 16 Juni 2016
6 Kuliner Khas dan Halal yang Wajib dicoba saat Traveling ke Jepang

Traveling ke luar negeri bukan berarti tidak cinta dengan tanah air sendiri. Traveling ke luar negeri dapat menambah pengalaman Anda salah satunya tentang kuliner. Namun, bagi Anda yang muslim, biasanya tidak bebas dalam mencoba kuliner di luar negeri dengan alasan “tidak halal”. Apakah itu yang Anda rasakan juga ketika traveling ke Jepang? Rasanya tidak, karena saat ini negara yang terkenal dengan keindahan bunga sakuranya ini semakin gencar dalam memperkenalkan kuliner dan camilan halal. Bahkan kuliner khas Jepang semakin mudah dijumpai dengan label halal. Bagi Anda yang dalam waktu dekat hendak ke Jepang, pastikan untuk mencicipi keenam kuliner halal Jepang wajib coba.

1. Kuliner Khas Halal Jepang “Onigiri”

Sebenarnya tidak traveling ke Jepang pun, Anda dengan mudah menemukan kuliner khas satu ini. Beberapa supermarket waralaba di Indonesia sudah menyediakan onigiri. Namun, pastinya Anda ingin membedakan bagaimana rasa onigiri asli dari Jepang langsung. Onigiri termasuk kuliner khas yang halal ketika Anda traveling ke Jepang. Onigiri merupakan nasi kepal yang dibalut dengan nori. Nori adalah rumput laut kering. Selain nori, isian dari onigiri biasanya daging ikan salmon, daging ikan tuna, telur ikan salmon, sampai dengan sayuran seperti irisan timun atau jagung manis yang diberi mayonaise. Anda dapat mencoba kuliner halal khas Jepang ini di restoran sushi maupun supermarket.

2. Kuliner Khas Halal Jepang “Udon”

Jika Anda sedang traveling di Osaka, maka di kota tersebut terdapat kuliner halal khas Jepang yang dapat Anda coba. Siapa yang tidak mengenal kuliner khas Jepang bernama Udon. Seperti mie rebus, seperti itulah udon. Namun, udon di Jepang dapat disajikan dalam dua versi, kuah dingin atau kuah panas. Udon dengan kuah dingin biasanya dipilih ketika Jepang memasuki musim panas. Sedangkan udon dengan kuah panas biasanya dipilih ketika Jepang memasuki musim dingin bahkan saat turun salju. Udon merupakan mie putih yang terbuat dari gandum dan beberapa bumbu khas dengan jahe segar, kuah sup dashi atau kaldu ikan, potingan nori, serta terkadang ditambah dengan telur setengah matang untuk udon kuah panas. Menikmati satu porsi udon di Jepang sudah pasti akan membuat perut Anda langsung kenyang.

3. Kuliner Khas Halal Jepang “Yakiniku”

Pernahkah Anda melihat asyiknya orang-orang yang datang ke restoran Jepang, duduk, kemudian asyik memanggang potongan daging-daging tipis? Tenang saja, kuliner khas satu ini juga termasuk halal ketika Anda traveling ke Jepang. Yakiniku adalah salah satu kuliner halal Jepang wajib coba. Ketika Anda memesan Yakiniku, katakan kepada pelayan untuk menyediakan Gyuniku atau Toriniku. Gyuniku adalah potongan daging sapi mentah, sementara Toriniku adalah potongan daging ayam mentah. Untuk menikmati Yakiniku, maka Anda harus bersabar dengan memanggang potongan-potongan daging tersebut sampai matang.

4. Kuliner Khas Halal Jepang “Sushi”

Dapat dipastikan Anda akan menyesal saat traveling ke Jepang belum pernah mencoba kuliner khas satu ini. Memang ketika Anda datang ke restorannya, tidak semua menu yang disajikan “halal”. Namun, Anda masih dapat memesan beberapa menu yang halal. Kuliner khas Jepang ini adalah sushi. Jika sebelumnya Anda merasa semua sushi tidak halal, maka salah. Ketika Anda masuk ke restoran sushi dan sudah siap memesan menu yang tertera pada layar, pilihlah dalam versi bahasa Inggris. Di menu sushi tersebut akan tertera mana sushi yang halal dengan yang tidak. Hindari menu sushi yang menyebutkan “pork” maupun “shake” atau “alcohol”. Jika Anda menghindari menu dengan batasan tersebut, maka menu sushi lainnya jelas bebas Anda pilih.

5. Kuliner Khas Halal Jepang “Shabu-Shabu”

Penasaran dengan rasa kuliner khas Jepang bernama Shabu-Shabu? Maka, jangan ragu untuk mencobanya saat traveling ke Jepang. Shabu-Shabu termasuk kuliner khas yang halal untuk Anda yang muslim. Bahan dasar dari kuliner khas ini terdiri dari sayur-mayur, potongan daging sapi, sampai dengan telur. Kuah kaldu untuk Shabu-Shabu pun dibuat dari kuah kaldu daging sapi. Selain itu, perlu ditambahkan dengan wijen serta saus khas Jepang. Untuk menemukan kuliner khas Shabu-Shabu, jika Anda membaca restoran Shabu-Shabu, maka masuklah.

6. Kuliner Khas Halal Jepang “Tempura”

Untuk kuliner khas Jepang yang satu ini lebih tepat disebut sebagai camilan. Aneka seafood yang dicelupkan ke adonan terigu berbumbu adalah tempura. Di Jepang, tempura adalah camilan khas dan juga halal untuk Anda coba. Tempura sendiri terdiri dari beragam olahan seafood. Seperti berbagai jenis ikan sampai dengan udang. Olahan seafood yang tercelup dalam terigu tersebut digoreng dengan minyak panas. Untuk menikmati kuliner camilan khas Jepang tempura, Anda perlu menyediakan saus sambal sebagai temannya.

Itulah keenam kuliner halal Jepang wajib coba. Sebelum traveling ke Jepang, pastikan budget untuk mencoba semua kuliner khas Jepang yang halal tersebut sudah Anda persiapkan. Jadi, jangan sampai menyesal untuk tidak mencobanya ketika di negeri bunga sakura.

You may also like

Leave a Comment