Bepergian ke beberapa tempat destinasi tentu menyenangkan bagi Anda yang gemar traveling. Naik angkutan darat, laut, maupun udara tidak masalah selama Anda masih single atau pergi bersama pasangan.

Namun, apa jadinya jika Anda sudah mempunyai seorang balita, sementara keinginan untuk traveling sudah tidak bisa dibendung lagi? Begitu juga dengan pasangan Anda.

Atau, Anda memang harus melakukan perjalanan jauh yang mau tidak mau harus membawa balita Anda berkendaraan menggunakan pesawat, misalnya mudik saat hari raya. Nah, masalah baru terasa di sini.

tips nyaman naik pesawat bersama bayi

Rewel tidak ya selama di perjalanan nanti? Bagaimana cara mengatasinya kalau nanti sang anak rewel di dalam pesawat? Mungkin, pertanyaan-pertanyaan seperti itu akan menghantui Anda yang baru pertama kali akan mengajak balita Anda. Hal itu sangatlah wajar.

Sebab, perjalanan udara memang cukup rentan dari berbagai kendala, baik kondisi alam, human error, hingga psikologi penumpang itu sendiri. Bagi orang dewasa saja, sering mengalami mabok karena adanya perbedaan tekanan udara. Apalagi dengan balita.

Nah, jika Anda dalam kondisi seperti ini, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar perjalanan Anda dengan pesawat menjadi lebih nyaman bersama sang buah hati.

1. Memilih Waktu yang Tepat

Jika Anda masih single, pada umumnya pemilihan waktu pemberangkatan sangat tergantung dari harga atau waktu acara yang akan Anda datangi. Pemberangkatan kapan pun, its OK asal tidak mengganggu jadwal acara Anda dan harganya cukup murah.

Namun, beda halnya jika Anda membawa balita. Agar tidak merepotkan, akan lebih aman jika Anda memilih waktu perjalanan saat jam tidur si kecil. Dengan begitu, selama perjalanan si kecil akan tertidur di dalam pesawat dan meminimalisir kemungkinan rewel.

Sebab, bagaimana pun, anak kecil tidak akan betah berlama-lama di dalam ruangan dengan posisi tetap. Belum lagi adanya perbedaan tekanan udara yang sering membuat penumpang sedikit menahan napas untuk orang dewasa.

2. Memilih Kursi di Depan atau Lorong

Di tempat duduk bagian depan (bulkhead seat), biasanya mempunyai area lebih luas. Dengan memilih tempat duduk di sini, membuat Anda lebih nyaman untuk berselonjoran. Namun, jika kursi depan sudah terisi, pilihlah tempat duduk di tepi lorong.

Dengan begitu, Anda akan lebih bebas keluar dari kursi saat balita Anda meminta jalan, tanpa mengganggu penumpang lain. Jika ingin membawa stroller, sebaiknya pastikan maskapai penerbangan memperbolehkannya. Sebab, ada yang membolehkan, namun ada juga yang melarangnya.

3. Berangkat Lebih Awal dari Waktu Penerbangan

Saat keberangkatan ke bandara pun juga harus Anda rencanakan. Sebisa mungkin, berangkatlah lebih awal dari waktu penerbangan. Dengan begitu, Anda tidak akan terburu-buru dan panik saat melakukan check ini.

Sebab, rasa panik Anda ini biasanya juga akan menular pada balita Anda hingga akhirnya rewel. Tentu ini menjadi awal yang tidak nyaman untuk bepergian jauh. Dengan berangkat lebih awal, Anda juga mempunyai waktu cukup untuk mengenalkan si kecil pada lingkungan baru di bandara.

Dengan harapan, ia akan lebih enjoy dan nyaman saat masuk ke dalam pesawat dan melakukan perjalanan panjang. Akan lebih aman lagi jika saat masuk pesawat, kondisi balita sudah capek sehingga lebih cepat tidur.

4. Membawa Tas Satu yang Bisa Memuat Semua Keperluan

Sudah jamak terjadi jika bepergian dengan balita akan banyak barang yang dibawa. Namun, ada baiknya jika Anda menyiapkan satu tas saja yang dimasukkan ke dalam kabin.

Tas tersebut dapat memuat semua keperluan balita Anda selama di dalam pesawat. Contoh barang-barang yang dibawa antara lain popok ganti, satu stel baju ganti, tisu basah dan kering, minyak telon, kantong plastik, minuman anak, dan camilan anak.

Dengan begitu, saat dibutuhkan, Anda tidak perlu repot-repot membuka satu per satu koper Anda. Jika balita sudah mempunyai mainan, bawa satu mainan yang paling disukainya dan tidak memakan banyak tempat. Mainan ini dapat Anda gunakan sebagai alternatif untuk mengatasi kerewelannya.

5. Membuat Nyaman Balita selama Perjalanan

Membuat balita merasa nyaman selama perjalanan merupakan inti dari tugas Anda dan pasangan. Setiap anak mempunyai karakter berbeda dalam mengatasi kebosanannya.

Nah, sebagai orang tua, Anda yang paling tahu mengenai hal ini. Namun, untuk bayi, biasanya menyusui dan memeluknya saat take off merupakan cara jitu untuk mengurangi efek gangguan telinga akibat perbedaan tekanan udara. Selama perjalanan, Anda juga bisa mengajaknya ngobrol atau bercerita dengan kisah-kisah seru.

Anda bisa memanfaatkan buku panduan yang ada di dalam pesawat atau buku yang Anda bawa. Anda juga bisa berjalan-jalan sebentar di lorong agar si kecil tidak bosan. Dan, yang paling penting di sini, jangan panik apa pun yang terjadi di dalam pesawat.

Sebab, balita akan mudah tertular dengan kepanikan Anda. Usahakan untuk tetap tenang dan mengajak si kecil untuk berdoa dengan cara menyenangkan.