LifestyleNewsTravel

5 Festival Unik Sepanjang Tahun di Korea Selatan

posted by MiFTiD 10 Mei 2016

Selain K-Pop, wisata Korea Selatan memiliki satu hal unik yang membuatnya menjadi destinasi liburan yang wajib dikunjungi. Negeri ginseng ini memiliki banyak even besar yang membuat budaya Korea semakin dikenal masyarakat lokal hingga mancanegara. Tidak main-main, even ini dibuat sedemikian rupa sehingga diselenggarakan dalam skala besar selama berhari-hari, sepanjang tahun dengan tema-tema menarik yang berkaitan dengan budaya mereka.

Festival Hi Seoul

Menyelenggarakan festival-festival dalam skala besar seperti menjadi budaya masyarakat Korea Selatan. Hal ini terbukti dengan banyaknya festival-festival besar yang rutin diselenggarakan sepanjang tahun di Korea Selatan. Salah satu pesta yang diadakan dalam skala cukup besar adalah Hi Seoul Festival. Pesta ini menjadi salah satu pesta besar yang wajib diagendakan dalam kalender sosial Korea Selatan terutama masyarakat Seoul.

Hi Seoul Festival rutin diadakan satu tahun sekali selama satu minggu Tujuan diadakannya festival ini adalah untuk menyatukan seluruh warga Seoul dalam rangka perayaan kebudayaan dan sejarah kota. Parade budaya, festival makanan lokal hingga mancanegara hingga acara amal bisa Anda saksikan di Hi Seoul Festival. Biasanya diadakan di tempat-tempat prestisius di Seoul seperti Gwanghwamun Square, Seoul Plaza, Downtown Seoul dan Cheonggye Plaza.

Festival Lotus Lantern

Tujuan diadakannya Lotus Lantern Festival adalah untuk merayakan kelahiran budha. Pada dasarnya masyarakat Korea Selatan mayoritas tidak memiliki agama. Namun banyak kuil budha yang dibangun di Korea Selatan. Sehingga tepat pada tanggal 8 April setiap tahun, masyarakat Korea mengadakan Lotus Lantern Festival untuk merayakan hari kelahiran Budha. Biasanya festival ini diadakan di Seoul Plaza yang telah didekorasi dengan simbol-simbol budha.

Selama Lotus Lantern Festival ini masyarakat Korea Selatan dan mancenegara dapat melihat ratusan ribu lentera berbentuk teratai dan bentuk lainnya. Setiap pengunjung bahkan diberikan kesempatan untuk membuat lentera sendiri. Anda juga bisa menikmati banyak lentera lotus tradisional. Awal acara ditandai dengan digantungnya lentera teratai yang dilanjutkan dengan parade besar-besaran lentera teratai raksasa yang merupakan simbol kelahiran budha.

Festival Lumpur Boryeong Mud

Masyarakat Korea Selatan memiliki banyak cara unik untuk bersenang-senang sepanjang tahun. Festival Boryeong Mud ini adalah salah satunya. Acara ini diselenggarakan setiap tahun dalam rangka menikmati datangnya musim panas. Festival diadakan di Pantai Daecheon. Jika datang ke Boryeong Mud, Anda berkesempatan untuk menikmati manfaat lumpur Boryeong yang terkenal memiliki kandungan mineral sangat bagus untuk kesehatan dan kecantikan kulit.

Selama festival, kolam renang lumpur berukuran raksasa sengaja dibuat untuk memuaskan pengunjung mandi lumpur. Anda juga bisa menikmati ssireum atau gulat, sepak bola lumpur, ski hingga kontes foto dengan lumpur. Jika beruntung Anda bisa bertemu dengan beberapa selebriti Korea Selatan selama festival. Tidak puas main lumpur, bawa pulang kosmetik dari lumpur Boryeong yang terdapat di toko-toko kosmetik di sekitar tempat festival lumpur wisata Korea Selatan.

Festival Chungju World Material Arts

Fastival seni bela diri Korea Selatan ini sudah diadakan sejak tahun 1988. Chungju World Material Arts Festival ini pada awalnya diadakan dalam rangka menjaga kelestarian seni bela diri Korea Selatan. Namun perkembangannya, festival yang rutin diselenggarakan setiap tahun ini juga diadakan dalam rangka memperkenalkan msyarakat luas pada bela diri Korea Selatan yakni taekkyon, taekwondo dan juga hapkido.

Dulunya festival bela diri ini hanya diiisi dengan pertunjukan bela diri Korea Selatan. Kini setelah diselenggarakan selama beberapa puluh tahun, Chungju World Material Arts Festival mampu mengundang lebih dari 30 partisipan dari berbagai negara. Sehingga saat berkunjung ke festival bela diri ini Anda tidak hanya menyaksikan seni bela diri Korea Selatan. Anda juga berkesempatan melihat seni bela diri yang berasal dari seluruh dunia.

Festival Jindo Yeongdeung

Festival ini terbilang sangat unik. Karena diadakan tepat saat salah satu laut di Korea Selatan terbelah. Sehingga festival ini juga populer di kalangan wisatawan sebagai festival jalur laut Jindo. Saat laut terbelah, akan ada jalan yang membuat Jindo dan Pulau Modo terhubung. Saat laut mulai surut, jalan sepanjang 2.8 km akan terbentang. Selama 1 jam air surut ini, para pengunjung berkesempatan untuk menangkap hasil laut yang terdampar.

Bagi masyarakat Korea Selatan, laut terbelah ini mungkin bukan fenomena yang aneh. Namun bagi wisatawan mancenegara, laut terbelah ini sangat menakjubkan. Selain menyusuri jalan sepanjang 2.8 km, pengunjung juga berkesempatan untuk menikmati pertunjukan tari dan juga lagu-lagu tradisional Korea Selatan. Jika Anda ingin merasakan langsung berjalan dan menangkap hasil laut yang terdampar di Jindo, sebaiknya datang ke Korea Selatan pada awal musim panas.

Festival Musim Dingin Hwacheon Sancheoneo

Selain menyelenggarakan banyak festival di musim panas, masyarakat Korea Selatan juga tidak pernah lupa untuk mengadakan pesta saat musim dingin. Festival musim dingin di Korea Selatan dikenal dengan Hwacheon Sancheoneo Festival. Sesuai dengan namanya, festival ini diadakan di atas sungai Hwacheoncheon yang terletak di Hwagheongun daerah Gangwondo. Setiap kali musim dingin, sungai ini akan membeku dengan lapisan es tebal di atasnya.

Aktivitas khas yang selalu dilakukan pengunjung di sungai Hwacheoncheon adalah membuat lubang pada es tebal. Melalui lubang ini mereka akan memancing ikan sancheoneo. Selain memancing pengunjung juga dapat menikmati kegiatan menyenangkan seperti ce skating hingga seluncur es. Mengendarai berbagai kendaraan salju dapat Anda lakukan di festival wisata Korea Selatan yang diadakan setiap musim dingin ini.

You may also like

Leave a Comment